Perkembangan ban standar pabrikan dari masa ke masa

Posted on

otomags.com – Halo kawan-kawan.. Bagaimana hari keduanya di tahun 2016 ini? Apakah sudah menetapkan tujuan untuk satu tahun ini? Oke kali ini kita membahas mengenai perkembangan ban standar yang menempel pada line up pabrikan tersebut di masanya. Oke kita mulai ya..

Kawan-kawan yang ingat saat pertama kali Honda Tiger launching di akhir tahun 1990an, tentu tidak asing dengan penampakan ban yang gambarnya saya posting paling atas. Yup kembangan ban motor ini adalah yang paling “hype” saat itu :imho. Tercatat ada Honda Tiger, GL Max, RZR, RXZ, Suzuki RGR, dll menggunakan ban jenis ini. Ukuran paling lebar dari ban ini adalah ukuran 130. Ow ya nama lengkap dari ban ini adalah IRC NR 25. Cukup lama ban ini bertahan menjadi ban standar pabrikan sebelum akhirnya IRC Road Winner mengambil alih. Sebelumnya, IRC NR 25 ini hanya bersaing dengan ban ber merek Mizzle. Bridgestone sudah ada di jaman itu. Cuma harganya masih tinggi sekali dan jenisnya tidak sebanyak sekarang.

 

Ada yang masih ingat dengan merek Dunlop seri TT900? Saya ingat sekali dengan ban ini karena ban ini adalah ban pilihan pertama saya saat membejek Suzuki Satria 2 tak merah seri paling pertama. Dunlop TT900 ini memiliki grip yang paling enak dilihat dan moderen dijaman itu. Dengan kompon yang tergolong medium, ban ini enak digunakan untuk dibawa kencang. Tercatat Bromo, Bendungan Selorejo, Malang, Batu, dll saya jelajahi dengan menggunakan ban ini. Hingga akhirnya sang Satria berpindah tangan, ban Dunlop TT900 masih setia menempel.

IRC RX01

Nah ini adalah ban standar pabrikan motor sport jaman sekarang. Pertama kali dipakai oleh generasi Ninja karbu sekitar tahun 2008. Saat itu baru “geng ijo” yang menggunakan ban ini. Tetapi setelah melewati masa hampir 7 tahun, makin banyak yan menggunakan jasa ban ini. Seingat saya ada Ninja FI, CBR 150 (kecuali old CBR), CBR 250, Yamaha R15, Yamaha R25. Entah di kemudian hari merek apa lagi yang menggunakan jasa ban ini.

Dengan semakin besarnya pertumbuhan roda dua tanah air, pabrikan ban dunia yang jeli langsung membuat pabriknya di tanah air. Contohnya saja Pirelli. Dengan dibuat di tanah air berarti bisa menghemat cost production yang ujung-ujungnya harga bisa semakin kompetitif. Tidak mustahil di kemudian hari, ban standar bawaan pabrik utnuk motor learner bike (150cc dan 250cc) bisa menggunakan Pirelli ataupun Bridgestone Battlax. Who knows….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *